7 Game terlaris di indonesia


1.Point Blank



Point Blank Indonesia merupakan game taktis perang (tactical first-person shooter - FPS) yang dikembangkan oleh Zepetto dan dipublikasikan oleh NCsoft. Diedarkan di South Korea, Thailand, Indonesia, dan Russia. Di Indonesia, dipublikasikan oleh PT. KREON dan Zepetto yang beralamat di 16th floor - Menara Jamsostek - Jakarta Selatan - Indonesia, bekerjasama dengan Gemscool. Hampir sama dengan gem taktis lainnya. Gem ini bukan gem perang antar kapal seperti USS Rhode Island (BB-17) sebagai kapal perang dari jenis Virginia-class battleship yang dimiliki oleh United States Navy. Gem ini adalah perang orang per orang atau kelompok. Game ini harus didownload gratis di website Point Blank Indonesia 
http://pb.gemscool.com, lalu di instal di komputer sendiri. Setelah itu siap-siap deh menemui petualangan seru dalam berperang.




2.AyoDance




Audition AyoDance adalah Online Dance Battle Game, dimana anda dan teman-teman di seluruh Indonesia bisa bertemu dan bertanding dance secara online.

Pilihan berbagai macam variasi lagu yang menarik dapat dipilih di dalam Audition AyoDance dan Music Mall, mulai dari Pop, R&B atau bahkan Hip Hop !!
Di dalam Fashio ...dst 
www.ayodance.com


3.Warcraft Dota




Game Online Gratis ini menurut saya berada di peringkat pertama terpopuler dan terlaris di Indonesia dan bahkan di berbagai negara lainnya. Bahkan Game DotA sendiri mengalahkan Kepopuleran Game Aslinya yaitu Warcraft. DotA sebenrnya hanya bagian dari game Warcraft, tapi DotA nya sendiri malah lebih Populer.


4.RF Online




Game Online yang masuk di Indonesia sekitar tahun 2006 ini, Juga merupakan game paling populer di Indonesia. Rising Force (RF) menceritakan tentang pertempuran 3 bangsa yang tiada akhir. Seperti halnya dunia nyata, tiap bangsa juga memiliki Presiden yang diangkat melalui pemilihan. Presidennya disebut Archon yang memiliki wakil dan tim pembantu. info lebih lengkap dan cara pendaftarannya dapat dilihat di www.Rf-Online.web.id.


5.PW(Perfect World)



Perfect World adalah sebuah permainan 3D MMORPG yang berdasarkan pada Mitologi Cina, yang berada pada sebuah dunia bernama Pangu.yang dikembangkan oleh Beijing Perfect World. Permainan ini telah dirilis dalam beberapa versi di beberapa negara.

Perfect World berfokus pada terbang, dan banyak struktur bangunan dan area yang melayang. Permainan ini mempunyai siklus siang-malam dan cerah ke hujan, membuat pemandangan yang berbeda pada area tertentu tergantung waktu.


6.Counter Strike


Counter-Strike (disingkat CS) adalah permainan video tembak-menembak orang-pertama yang merupakan modifikasi dari permainan video Half-Life oleh Minh "Gooseman" Le dan Jess "Cliffe" Cliffe. Permainan ini telah berkembang menjadi serangkaian permainan baru sejak diluncurkan, antara lain Counter-Strike: Condition Zero, Counter-Strike: Source, dan Counter-Strike pada Xbox.
Counter-Strike menampilkan tim counter-terrorist (CT) yang melawan tim teroris dalam serangkaian ronde.


7.Ragnarok Online


Ragnarok Online (RO, bahasa Korea: 라그나로크 온라인) adalah sebuah MMORPG (Massively Multiplayer Online Role Playing Game) dari Korea Selatan yang dibuat berdasarkan cerita dan latar belakang yang sama dari komik korea terkenal berjudul "Ragnarok" yang ditulis oleh Lee Myoung-Jin.
Komik ini kemudian dikembangkan menjadi sebuah game online yang memfokuskan fitur komunitas antar pemainnya. Game ini dibuat oleh Gravity Corporation. Pada hari Rabu, selalu diadakan maintenace minggu yang mana client RO selalu diperbarui setiap saat untuk menambah kenyamanan bermain serta menambahkan hal-hal, barang, kota-kota baru, maupun event tertentu.
Hampir seluruh versi resmi (official) RO sudah memasuki masa komersil di mana pemain harus membayar untuk bermain (pay-to-play). Perlu dibedakan, terdapat pula private server yang merupakan server tidak official (ilegal) dan tidak ada toleransi dari Gravity serta penyelenggara RO di seluruh belahan dunia.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Inilah Sepeda Tercanggih dan Tercepat di Dunia


Normalnya orang bersepeda paling cepat adalah sekitar 50 – 70 kilometer per jam saja dan kalo mebawa sepeda motor kecepatannya hanya 80 – 120 saja. Tetapi sepeda Sepeda Canggih Tercepat Didunia ini Mempunyai kecepatan 133 Km/jam sungguh luar biasa.

Sepeda tersebut diproduksi oleh perusahaan asal Kanada bernama Varna Innovation & Research Corporation. Sepeda tercepat itu dikendarai oleh Sam Whittingham dan di desain oleh Georgi Georgiev. kok kayak nama orang Sunda yah? Big Grin. Ternyata perusahaan ini sudah menjadi langganan pemecah rekor sepeda tercepat hampir setiap tahun dan setiap kategori. Penentuan pemecahan rekor diambil di Battle Mountain, Nevada, USA pada tahun 2009.

Rekor 82.819 mph atau 133,28 km/h dicetak pada kategori 200m men flying start yaitu pembalap laki-laki yang menempuh jarak 200 meter dengan start sudah dalam keadaan berjalan dengan kecepatan tertentu dan ketika menyentuh titik start maka pembalap baru diijinkan memacu sepedanya semaksimal mungkin(flying start). Jika anda suka menonton balap mobil Nascar atau A1 GP ya mirip-mirip begitu. Rekor tersebut juga telah diakui oleh VIATeC Victoria Canada.

Sepeda ini berbentuk recumbent bicycle yang cara mengendarainya dengan berbaring, kaki selonjor menggenjot pedal dan tangan berada pada handlebar yang sejajar dengan dada atau leher pengemudi. Mirip seperti mengemudi mobil F1. Karena dibutuhkan aerodinamika yang baik maka sepeda tersebut ditutup dengan fairing berbahan ringan dan berbentuk pipih seperti badan ikan bahkan roda juga tertutup hanya meyisakan 1/4 bagian saja yang terlihat. Walaupun demikian, pengendara tetap bisa meilhat track karena terdapat bahan yang juga ringan namun bening sehingga layaknya kokpit jet tempur.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

7 Film adaptasi game terburuk dalam sejarah



Impian kita sebagai seorang gamer sebenarnya sangat sederhana jika membicarakan masalah film adaptasi ini. Kita hanya menginginkan film yang benar-benar menggambarkan judul yang disandangnya. Jika memang bisa menyesuaikan plot, sesuaikanlah! Jika mampu menciptakan karakter yang mirip, ciptakanlah! Akan lebih baik lagi jika sampai mampu menghasilkan pengalaman yang sama seperti saat memainkannya. Tetapi, apa yang justru sering kita dapatkan? Kekecewaan besar.
Sulit sekali menemukan film adaptasi game, khususnya yang berasal dari Hollywood yang berakhir dengan rasa puas para gamer yang menontonnya. Kebanyakan yang hadir justru mendapatkan pembelokan plot dan karakter yang membuat keseluruhan cerita menjadi kacau balau. Apakah sebegitu sulitnya menciptakan sebuah film yang sesuai dengan gamenya? Sepertinya iya, karena 7 film adaptasi game terburuk ini akan memberikan Anda sedikit gambaran.
7. Resident Evil
http://hermawayne.blogspot.com
Ini mungkin film adaptasi game  terburuk yang masih menyisakan banyak tanda tanya di benak saya pribadi. Pertanyaan terbesarnya adalah: mengapa orang-orang masih singgah ke bioskop dan menonton film ini, membuatnya berkembang menjadi sebuah sekuel tanpa mutu? Resident Evil 1 dan 2 mungkin merupakan puncak kejayaan seri ini. Walaupun karakter utamanya, Alice, tidak pernah muncul di versi video gamenya, saya masih melihatnya sebagai serial spin-off yang sangat menarik. Namun, ketika Resident Evil Extinction dan Afterlife lahir dengan plot yang terasa sangat dipaksakan, film ini tampak “murahan”. Aksi yang sedikit, cerita tidak jelas, akting yang buruk. Saya lebih jatuh cinta dengan Resident Evil versi CGI-nya Capcom.
6. Dead or Alive
http://hermawayne.blogspot.com
Ini adalah sebuah dilema. Dead or Alive memang film yang sangat buruk. Jalinan cerita di dalam film plus pertarungan yang dihadirkan harus diakui memang kelas rendahan. Visualisasi karakternya juga mengecewakan, apalagi karakter Kasumi benar-benar tampak jauh berbeda. Karena hal tersebut, saya memasukkan film ini ke dalam list. Namun harus diakui, Dead or Alive versi film ini mampu menghadirkan pengalaman yang sering dirasakan oleh pria ketika memainkan game ini. Sensualitas yang dijual membuat saya cukup menikmati film ini hingga akhir.
5. Street Fighter: The Legend of Chun-Li
http://hermawayne.blogspot.com
Film ini seharusnya tidak pernah lahir sama sekali. Setelah Street Fighter zaman dulu yang terbilang buruk, saya menaruh harapan yang cukup besar kepada Street Fighter: The Legend of Chun Li yang tentunya hadir dengan teknik dan teknologi yang sudah jauh lebih berkembang. Apalagi, rencana untuk menghadirkan “plot” Street Fighter dalam lingkup dunia nyata juga tampil sangat menarik. Namun, apa yang dibawa oleh film ini? Film aksi; itu saja. Sebagai seorang gamer, saya tidak merasakan apa pun yang terkait dengan Street Fighter. Mengecewakan!
4. King of Fighters
http://hermawayne.blogspot.com
Lagi-lagi sebuah film berdasarkan genre fighting yang harus masuk ke dalam list. King of Fighters buatan SNK merupakan game fighting legendaris dan fenomenal. Siapa yang tidak mengenal Mai Shiranui? Atau Andy dan Terry Boggard? Hampir semua gamer mengenal mereka. Tetapi, ketika nama besar seperti ini harus jatuh ke tangan Hollywood? Saya bahkan hampir menutup mata saat harus menontonnya. King of Fighters versi movie ini sama sekali tidak dapat dinikmati. Akting buruk, karakter yang jelek, plot yang aneh luar biasa. Dua jempol ke bawah!
3. Doom
http://hermawayne.blogspot.com
Wow, Doom! Itu mungkin reaksi pertama saya ketika mendengar game ini akan dibuat versi film layar lebarnya. Siapa yang tidak mengenal Doom? Salah satu game FPS terbaik yang pernah ada tersebut selalu berhasil membawa ketegangan dan sedikir rasa takut ketika memainkannya. Apalagi ketika saya mendengar The Rock dari WWE akan menjadi pemeran utamanya. Sebagai penggemar berat Doom dan WWE, ini adalah kombinasi maut untuk membuat hari saya cerah. Ketika menyaksikannya? Hari saya tak pernah lebih buruk lagi. Semuanya tampak kacau dan murahan, bahkan The Rock-nya sendiri. Ini seperti film Alien dengan budget 1/1000 milik Cameron.
2. Super Mario Bros
http://hermawayne.blogspot.com
Game terbaik belum tentu melahirkan film yang sama baiknya. Game terbaik melahirkan film terburuk, itu lebih mungkin untuk terjadi. Super Mario Bros yang lahir di tahun 1993 adalah salah satu bukti yang paling nyata, sekaligus sebagai monumen awal lahirnya film-film adaptasi game berkualitas sama hingga kini. Semuanya terasa salah di film ini. King Koopa yang berwujud manusia, Yoshi yang menyeramkan, setting kota modern, mobil mirip Twisted Metal, dan ledakan di sana-sini. INI BUKAN MARIO BROS!!!
1. Semua Film Karya UWE BOLL
http://hermawayne.blogspot.com
Uwe Boll
Perhatikan dengan seksama wajah pria di atas. Apakah Anda sudah merasakan kekesalan yang membakar? Atau jangan-jangan Anda belum pernah mengenalnya sama sekali? Kesalahan terbesar yang dilakukan oleh industri game dan film saat bersamaan hanya satu, mempercayakan hal tersebut kepada Uwe Boll, yang kebetulan adalah pria di atas. Dia adalah mimpi buruk bagi kita semua. Apakah saya terlalu berlebihan? Sama sekali tidak, karena Uwe Boll memang sebuah mimpi buruk yang hidup. Apa pun perannya di dalam sebuah film, entah itu sebagai produser, sutradara, penulis naskah, atau tukang sapu sekali pun (yang ini mungkin berlebihan), film tersebut pasti akan hancur berantakan. Karya-karyanya adalah bukti yang paling nyata.
Yang membuatnya semakin buruk? Uwe Boll sangat tertarik untuk mengadaptasi game ke dalam film. Lihat saja karya-karyanya yang “fenomenal”. Apakah Anda pernah marah ketika menyaksikan Blood Rayne atau Far Cry? Atau mungkin Anda merasa bingung menyaksikan Alone in The Dark dan House of The Dead? Atau Anda jangan-jangan sempat muntah menyaksikan film Dungeon Siege? Semua game keren tersebut hancur berantakan di tangan Boll, seketika. Sayangnya, mimpi buruk ini juga tidak akan cepat berakhir karena Boll adalah orang yang pantang menyerah. Ia berjanji akan terus menghasilkan film-film yang diadaptasikan dari game, dan anehnya beberapa perusahaan publisher masih mau membiayai dirinya. Oh tidak! Jika harus disandingkan dengan dunia game, Uwe Boll mungkin bos tersulit yang harus dikalahkan oleh para gamer untuk menamatkan sebuah game.
Sekian adalah 10 list film adaptasi game terburuk sepanjang masa, yang tentu saja pernah saya saksikan sendiri (sayangnya). Aneh memang jika kita melihat film-film yang bisa menghabiskan dana hingga jutaan dollar seperti ini ternyata hanya menghasilkan sesuatu yang sama sekali tidak bisa dinikmati. Bandingkan dengan film-film fan-made berbudget rendah yang harus diakui malah memiliki kualitas berkali lipat lebih baik. Apakah ini masalah passion? Atau para insan film (khususnya Uwe Boll) memang tidak pernah memainkan game sebelumnya?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS